Renungan Pagi
::: SEKALI LAGI...
BERUSAHALAH UNTUK JADI LEBIH BAIK... :::
Oleh :
Ustadz Aan Chandra Thalib حفظه الله تعالى
Sahabat…
Sangat disayangkan jika tak ada yang berubah pada hari-hari yang kita lalui
kecuali tanggalnya saja.
Ibnu Mas’ud radhiyallahu anhu berkata:
“Tiada hari yang lebih aku sesali selain hari dimana mataharinya tenggelam
dihari itu, umurku berkurang dan amalku tidak bertambah.”
Al Hasan berkata:
“Manusia akan senantiasa dalam kebaikan selama masih ada penasehat dalam
hatinya, dan muhasabah selalu menjadi perhatiaannya.”
Ibnu Taimiyah berpesan:
“Hendaknya setiap hamba memiliki waktu dimana dia menyendiri di dalamnya dengan
do’a, dzikir, shalat, tafakkur, dan melakukan muhasabah terhadap dirinya serta
memperbaiki kondisi hatinya.”(Majmu’ul fataawa Jilid:10)
Ibnul Qoyyim Al Jauziyah mengingatkan:
“Sejak diciptakan, manusia selamanya akan terus menjadi musafir. Tidak ada
batas akhir perjalanan mereka kecuali surga atau neraka.”
(Ibnul Qoyyim Al Jauziyah dalam Al Fawaaid hal: 400)
Ungkapan-ungkapan diatas semakna dengan hadits yang diriwayatkan dari
sahabat Ibnu Umar Radhiyallahu anhu:
Suatu ketika Rasulullah shallallahu alaihi wasallam memegang pundakku dan
berkata:
”Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing atau pengembara.”
Ibnu Umar berkata: ”Jika engkau berada di sore hari, maka jangan menunggu
pagi tiba. Dan jika engkau berada di pagi hari, maka jangan menunggu sore tiba,
pergunakan masa sehatmu untuk masa sakitmu, dan kehidupanmu untuk kematianmu.”
(HR. Bukhari)
Dalam khutbahnya di Akhir Dzulhijjah 1434 H yang lalu, DR. Husain Alu Syaikh
mengatakan:
“Bagi orang yang beriman bergantinya masa, berarti bertambahnya ketakwaan
dan ketaatan kepada Allah.”
Berusahalah untuk jadi lebih baik…
Semoga bermanfaat.