Tuesday, January 10, 2017

Penambahan Titik Distribusi BBM Bersubsidi Di Daerah Pedalaman Dan Perbatasan Kaltara



Kita terus berupaya lewat komunikasi dan koordinasi agar mendapatkan perhatian pemerintah pusat khususnya melalui kementerian-kementerian. Salah satunya, saya kembali menemui Menteri BUMN Bu Rini Soemarno di ruang kerja Menteri BUMN, Jakarta (10/1).




Banyak yang saya sampaikan diantaranya terkait pembangunan jalan di perbatasan terutama yang selama ini dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan pokoknya seperti jalan Long Midang menuju Long Bawan, termasuk ruas jalan lainnya baik yang ada di Kabupaten Malinau maupun di Kabupaten Nunukan.

Alhamdulillah Bu Rini memberikan perhatian dengan langsung memerintahkan stafnya agar segera menghubungi salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar melakukan upaya perbaikan pengerasan sebagai salah satu bentuk Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social 
Responsibility (CSR).

Selain itu, saya juga menyampaikan terkait potensi Garam di Krayan, Nunukan, landasan pacu bandara di perbatasan, listrik, penambahan distribusi bahan bakar minyak bersubsidi di perbatasan dan pedalaman hingga rencana pembangunan toko Indonesia di perbatasan.
Apa yang saya sampaikan pada pertemuan merupakan tindak lanjut dari kunjungan Bu Rini ke Kaltara, beberapa waktu lalu.

Alhamdulillah Bu Menteri memberikan respon positif. Karena kehadiran Ibu Menteri bersama jajarannya beberapa waktu lalu menjadi harapan besar masyarakat Kaltara.
Karenanya saya terus mengawal apa yang telah disampaikan Menteri BUMN terhadap program-program di Kaltara. Dengan demikian, perusahaan-perusahaan pelat merah yang berada di bawah koordinator Kementerian BUMN bisa lebih proaktif untuk segera merealisasikannya.


Kabar gembira itu saya peroleh saat bertemu Menteri BUMN Bu Rini Soemarno.
Sebetulnya, saya hendak mengkonfimasi rencana penambahan titik distribusi BBM bersubsidi di daerah pedalaman dan perbatasan. 


Sebab sebelumnya yang baru jalan yaitu ke Long Bawan, Krayan, Nunukan. Dan saat Bu Menteri datang ke Kaltara beberapa waktu lalu, beliau menyampaikan akan menambah sesuai usulan kita yaitu ke Desa Long Layu, Long Apung, Lumbis dan Sebuku.
Instruksi Bu Menteri sudah jelas titik penambahan distribusi BBM bersubdi harus dilaksanakan Januari ini. 


Nanti kita akan cek ke lapangan yang penambahannya.
Saat itu, Bu Menteri menyampaikan penambahan bukan hanya dititik yang telah dijanjikan. Bahkan beliau menyebutkan, penambahan titik distribusi BBM bersubsidi akan ditambah di 6 titik hasil survei Pertamina. 
Di antaranya di Tanah Kuning, Mangkupadi dan Salimbatu.
Tinggal menunggu lokasi. Mereka minta bantuan untuk lokasi. Saya minta dengan deputinya agar secepatnya bersurat ke kami




Pembangunan Toko Indonesia Di Krayan
Saat bertemu dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bu Rini Soemarno di Jakarta kemarin, Saya juga menyampaikan rencana pembangunan toko Indonesia di Krayan yang pembangunan fisiknya, Insya Allah akan dilaksanakan tahun ini dan setelah jadi akan bekerja sama dengan Bulog.
Alhamdulillah, rencana itu mendapat respons positif dari Bu Menteri. Beliau akan menghubungi Dirut Bulog untuk mendukung agar masyarakat di perbatasan mudah memperoleh produk dalam negeri.
Diharapkan dengan keberadaan toko Indonesia itu, warga Krayan dan sekitarnya bisa membeli produk-produk dalam negeri, baik kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng maupun kebutuhan lain. Bahkan, tak hanya dengan mudah memperoleh produk-produk dalam negeri, tapi harganya pun sama seperti di wilayah perkotaan.

No comments:

Post a Comment